Peluncuran Indra Sjafri Yusuf Mansur Management

Jakarta, 15 Februari 2018 Mantan pelatih timnas U19 Indonesia Indra Sjafri resmi mendirikan akademi sepakbola yang bernama Indra Sjafri Football Academy ( ISFA ). ISFA sendiri berada di bawah ISYM ( Indra Sjafri Yusuf Mansur Manajement ) Nantinya, ISYM juga tak hanya mengurus akademi. Tetapi juga melakukan eskpansi dengan menyuntikan invenstasi dana kepada klub-klub yang memiliki masalah keuangan hingga menyediakan agen pemain.

indra sjafri yusuf management
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Indra Sjafri Yusuf Mansur Management (ISYM) merupakan wujud kerjasama strategis antara dua tokoh nasional yaitu Coach Indra Sjafri dan Ustadz Yusuf Mansur. Indra Sjafri adalah mantan pemain sepakbola yang kemudian menjadi pelatih sepakbola nasional dengan segudang prestasi. Sedangkan Ustadz Yusuf Mansur, selain da’i kondang, adalah pengusaha di berbagai bidang. Salah satunya adalah PayTren. Aplikasi financial technology yang sedang tumbuh pesat dengan total pengguna lebih dari 1,8juta orang.

Melalui ISYM, Indra Sjafri dan Yusuf Mansur sepakat menjalankan tiga misi bersama yang menantang. Pertama, menjadi konsultan dalam manajemen klub sepakbola. Salah satu pilot project yang akan digarap dalam waktu dekat adalah klub Persikota Tangerang. Persikota sudah lama tidak aktif dari kompetisi liga sepakbola nasional. Pemerintah kota Tangerang mendukung Indra Sjafri Yusuf Mansur Management untuk menghidupkan lagi Persikota. “Semua butuh proses, kita angkat secara bertahap dimulai dari titik terbawah saat ini.” Kata Coach Indra.

“Cita-cita kami sama dengan seluruh masyarakat Indonesia dan PSSI yang ingin menjadi tuan rumah di Piala Dunia 2034. Itu tidak bisa dikerjakan sendiri oleh PSSI, jadi kami ingin membantu,” kata Indra Sjafri di Jakarta, Kamis (15/2).”Yang kita ambil untuk tahap pertama akademi ini adalah usia 13 dan 15 tahun. Kelompok usia itu nantinya untuk kepentingan Timnas U-16. Agar para pemain bisa disalurkan,” ucap Indra Sjafri saat peluncuran akademi sepak bolanya di Jakarta Selatan, Kamis 15 Februari 2018.”Akademi ini dibangun sebagai wadah para pemain tersebut (kelompok usia 13 dan 15 tahun). Kan percuma sudah muter-muter ke pelosok Indonesia, tapi enggak ada wadahnya,” sambung Indra Sjafri.

Baca juga  Ustadz Yusuf Mansur: Banyakin Laa Ilaa Haa Illallah...Yuk Ikuti!

Kolaborasi Indra Sjafri Dan Yusuf Mansur

Ia menuturkan jika akademi sepak bolanya tak memungut bayaran pendaftaran bagi para pemain. Meski diakuinya pihaknya menetapkan sejumlah kriteria kepada para pemain yang akan bergabung.”Syaratnya yang jelas, pemain tersebut harus berprestasi. Pemain yang direkrut tanpa bayaran. Kami juga akan memberikan beasiswa mulai dari fasilitas tempat tinggal, makan, sekolah, dan lainnya,” sambung mantan pelatih Bali United itu.

indra sjafri football management
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Kedua, menjadi Football Academy yang profesional dengan cita-cita melahirkan pemain usia muda yang cakap, cerdas, bermoral dan berspiritual serta berkarakter dan berbudaya Indonesia. Maka lahirlah Indra Sjafri Football Academy yang diluncurkan pada hari Kamis 15 Februari 2018. Acaranya bertempat di Kantor Indra Sjafri Yusuf Mansur Management, Gedung Office8 lantai 21 Unit H, Jl. Senopati, Jakarta Selatan. Hadir dalam kesempatan tersebut Ustadz Yusuf Mansur, Coach Indra Sjafri, Perwakilan dari klub Bontang Kaltim, serta para jurnalis olahraga dan sepakbola.

“Saya ucapkan selamat kepada Coach Indra atas kerjasama ini, semoga kelak bisa melahirkan pemain-pemain kelas dunia. Saya bahagia bisa ikut ambil bagian karena merasa cita-cita beliau ini cita-cita kita bersama”, kata Ustadz Yusuf Mansur dalam sambutannya. Trial perdana football academy ini akan berlokasi di Stadion Bontang Kalimantan Timur.

Ketiga, mengemban misi melahirkan minimal 1000 pelatih sepakbola profesional. Coach Indra mengatakan bahwa jumlah pelatih sepakbola di Indonesia yang berkualitas dan bersertifikasi masih sedikit. Jika PSSI bercita-cita Indonesia membangun sepakbola Indonesia dan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034, maka salah satu aspek penting yang perlu dikembangkan adalah kualitas pelatih sepakbola.

Pesan Indra Sjafri Untuk Timnas U19

indra sjafri yusuf mansur management
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Mantan pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri menyampaikan pesannya kepada penerusnya di timnas Indonesia U-19. Hal ini disampaikan pelatih kelahiran Batang Kapas, itu dalam acara peluncuran Indra Sjafri Football Academy di Jakarta, Kamis (15/2).

Baca juga  PayTren Berkat Abadi Indonesia Internasional Challenge 2018 Di Ikuti 14 Negara Dan 366 Atlet

Menurut Indra, PSSI dan timnas U-19 harus benar-benar bekerja keras. “Saran pertama untuk PSSI, cepat persiapan dan untuk para pelatih harus kerja keras untuk dapat mencapai target yang dicanangkan. Karena waktu Oktober itu sudah tidak panjang lagi, saya hanya bisa bilang itu saja. Karena sekarang status saya hanyalah masyarakat,” ujar Indra.

Sebelumnya, Indra Sjafri tidak mendapat perpanjangan kontrak dari PSSI untuk menangani timnas U-19. Posisi Indra kini digantikan Bima Sakti. Bersama Bima, timnas U-19 diminta untuk dapat mendulang prestasi di ajang AFF U-19 dan Piala Asia U-19 yang akan digelar di Indonesia.Terdekat, timnas U-19 akan menjalani sesi pemusatan latihan di Lapangan ABC, Senayan pada 18 hingga 22 Februari 2018. ( di olah dari berbagai sumber )

Mau Jadi Mitra PayTren? Daftar Sekarang!

Hubungi Sponsor Pembimbing Anda dibawah ini

Nama: Budi Menoreh ( ID Mitra VP6926012 ) Telp/Whatsapp: 085727771001

 

Pin It on Pinterest

#YukShare Sahabat!

Agar jadi makin manfaat.